Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Ay_satriya Tinarbuka

Mahasiswa abadi jurusan Filsafat Sastra Mesin di kampus kehidupan ... :D

Kala Politisi Menjadi Montir!

OPINI | 15 March 2013 | 22:06 Dibaca: 239   Komentar: 1   1

Sebuah mobil tiba-tiba mogok di jalan. Si pemilik mobil segera keluar dan membuka kap mesin. Sorang politisi yang melihat kejadian tersebut segera menghampiri.

“Kenapa, Pak?” tanya Politisi.

“Engga tau, nih! Tiba-tiba mogok.”

“Saya bisa bikin mobil ini jalan dengan dua juta rupiah saja,” kata Politisi.

“Benarkah?” tanya pemilik mobil memastikan.

Sang Politisi mengangguk mantap.

Pemilik mobil segera mengeluarkan dompet dan memberikan dua juta rupiah pada politisi. Usai menerima uang, sang Politisi menyuruh pemilik mobil menutup kap mesin dan segera duduk di belakang kemudi. Kemudian Sang Politisi memanggil lima orang tukang becak, masing-masing diberi lima puluh ribu rupiah oleh politisi kemudian disuruh mendorong mobil yang mogok.

“Nah, udah jalan khan Pak?” kata politisi kepada pemilik mobil sambil berjalan di samping mobil.

“Tapi mesinnya belum menyala!” tukas pemilik mobil kesal.

“Saya kan cuma bilang, mobil ini bisa jalan, bukan menyalakan mesinnya!”

“Wah, saya engga terima!”

“Kalau enggak terima, buat laporan aduan ke Polisi!” balas Politisi yang di benaknya sudah terbayang ia akan balas melaporkan si pemilik mobil dengan tuduhan pencemaran nama baik dan menuntut ganti rugi moril sebesar satu milyar.

——–

Politisi tanpa kemampuan teknis, hanya akan menjadi benalu.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

‘Gabus Pucung’ Tembus Warisan Kuliner …

Gapey Sandy | | 24 October 2014 | 07:42

Terpaksa Olahraga di KLIA 2 …

Yayat | | 25 October 2014 | 02:17

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39

Pengabdi …

Rahab Ganendra | | 24 October 2014 | 22:49

Ikuti Blog Competition dan Nangkring di IIBF …

Kompasiana | | 12 October 2014 | 18:25


TRENDING ARTICLES

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 5 jam lalu

Jangan Musuhi TVOne, Saya Suka Tendangan …

Erwin Alwazir | 6 jam lalu

Jokowi Ajak Sakit-sakit Dulu, Mulai dari …

Rahmad Agus Koto | 6 jam lalu

Gayatri, Mahir Belasan Bahasa? …

Aditya Halim | 10 jam lalu

Romantisme Senja di Inya Lake, Yangon …

Rahmat Hadi | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Tips COD (Cash on Delivery) an untuk Penjual …

Zanno | 11 jam lalu

DICKY, Si Chef Keren dan Belagu IV: Kenapa …

Daniel Hok Lay | 11 jam lalu

Kursi Gubernur Ahok dan Ambisi Mantan Napi …

Zulfikar Akbar | 12 jam lalu

Dosen Muda, Mana Semangatmu? …

Budi Arifvianto | 12 jam lalu

Aku Berteduh di Damai Kasih-Mu …

Puri Areta | 13 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: