Back to Kompasiana
Artikel

Politik

Ay_satriya Tinarbuka

Mahasiswa abadi jurusan Filsafat Sastra Mesin di kampus kehidupan ... :D

Kala Politisi Menjadi Montir!

OPINI | 15 March 2013 | 22:06    Dibaca: 240   Komentar: 1   1

Sebuah mobil tiba-tiba mogok di jalan. Si pemilik mobil segera keluar dan membuka kap mesin. Sorang politisi yang melihat kejadian tersebut segera menghampiri.

“Kenapa, Pak?” tanya Politisi.

“Engga tau, nih! Tiba-tiba mogok.”

“Saya bisa bikin mobil ini jalan dengan dua juta rupiah saja,” kata Politisi.

“Benarkah?” tanya pemilik mobil memastikan.

Sang Politisi mengangguk mantap.

Pemilik mobil segera mengeluarkan dompet dan memberikan dua juta rupiah pada politisi. Usai menerima uang, sang Politisi menyuruh pemilik mobil menutup kap mesin dan segera duduk di belakang kemudi. Kemudian Sang Politisi memanggil lima orang tukang becak, masing-masing diberi lima puluh ribu rupiah oleh politisi kemudian disuruh mendorong mobil yang mogok.

“Nah, udah jalan khan Pak?” kata politisi kepada pemilik mobil sambil berjalan di samping mobil.

“Tapi mesinnya belum menyala!” tukas pemilik mobil kesal.

“Saya kan cuma bilang, mobil ini bisa jalan, bukan menyalakan mesinnya!”

“Wah, saya engga terima!”

“Kalau enggak terima, buat laporan aduan ke Polisi!” balas Politisi yang di benaknya sudah terbayang ia akan balas melaporkan si pemilik mobil dengan tuduhan pencemaran nama baik dan menuntut ganti rugi moril sebesar satu milyar.

——–

Politisi tanpa kemampuan teknis, hanya akan menjadi benalu.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Tembok Paling Serem Sedunia …

Gaganawati | | 27 May 2015 | 19:42

Menuju ke ‘Perut Bumi’ : …

Christie Damayanti | | 27 May 2015 | 16:50

[Blog&Photo Competition] Saatnya Non …

Kompasiana | | 17 March 2015 | 16:48

Breaking News: FBI Membongkar Mafia FIFA, …

Sang Pujangga | | 27 May 2015 | 16:41

Tempo Dulu di Bandung (5), Kenangan Jalan …

Masrierie | | 27 May 2015 | 17:25


TRENDING ARTICLES

Ira Koesno, Barbie dan Beras Plastik …

Andi Kurniawan | 12 jam lalu

Fahri Hamzah ‘Menenggelamkan KPK’ …

Jubir Darsun | 13 jam lalu

Sepp Blatter Biang Korupsi FIFA …

Zen Muttaqin | 15 jam lalu

Istana Presiden Ternyata Bangunan Ilegal …

Elde | 15 jam lalu

Apa Maunya KDI 2015? …

Hanisha Nugraha | 19 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: