Back to Kompasiana
Artikel

Birokrasi

Thamrin Dahlan

Sharing, connecting on rainbow. Pena Sehat Pena Saran Pena Kawan

Pelayanan Publik Prima Kelurahan Rambutan

REP | 09 November 2010 | 06:18 Dibaca: 2057   Komentar: 21   4

Pelayanan Publik Kelurahan

Kelurahan sebagai sentra pelayanan publik terdepan di DKI Jaya diharapkan memberikan pelayanan prima kepada warga yang mengurus segala keperluan yang terkait dengan administrasi kependudukan. Semua urusan mulai dari pengurusan KTP, PBB, IMB, sampai kepada urusan pernikahan atau perceraian bemuara di kantor ini. Hajad hidup orang banyak memang memerlukan pengakuan administrasi pemerintahan agar hidup dan kehidupan dalam masyarakat menjadi lebih tenang karena segala urusan mempunyai kekuatan hukum.

Sudah tidak zamannya lagi sekarang semua urusan dipersulit, seperti motto zaman zahiliyah dulu bahwa “ kalau bisa dipersulit kenapa harus dipermudah “ . Justru dengan gerakan reformasi birokrasi yang diproklamirkan oleh kementrian pemberdayaan aparat negara, semua urusan seharusnya lebih dipermudah dan diperlancar dengan azas transparansi, akuntabel, cepat, dan cermat. Service exchengce atau pelayanan prima wajib hukumnya dilaksanakan oleh seluruh instansi pemerintah yang langsung melayani kebutuhan masyarakat sebagai hak dari warga yang setia membayar pajak.

1289258146649753972

KKN No way

Tadi siang saya datang ke kantor Kelurahan Rambutan Jakarta Timur, untuk mengurus pemisahan atas hak tanah yang terkait dengan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Ini kali kedua saya datang ke kantor ini, dimana sebelumnya saya mengurus kartu Tanda Penduduk (KTP). Kesan pertama dulu yang saya alami adalah pelayanan prima yang elegant karena disana sudah mencakup pelayanan baik dan cepat serta ramah yah cukup menyenangkan, kesan selanjutnya terserah anda, demikian bunyi iklan suatu produk wangi wangian pria perkasa. Wajar saja pelayanan mereka memuaskan mungkin karena dulu saya datang berlagak sebagai pejabat : mengenakan berkemeja lengan panjang warna putih, berdasi, rambut klimis tersisir rapi, disaku baju tersemat name tag kantor bergengsi , untuk menakut nakuti siapapun, hehehhe, jadi pantas lah kalau pelayanan aparat kelurahan agak berlebih kepada tuan.

Yes tadi, karena sudah retired, saya bepakaian sepantasnya saja, yang penting sopan, yaitu casual , jean belel dan berkaos merah marem dan bersendal sepatu, tiba agak siang di kekantor yang terletak berhadapan dengan terminal kampung rambutan. Dalam pikiran saya terbesit, nah loh akan dilayani sembarangan dan antri panjang, karena ente sekarang sudah menjadi warga negara biasa. Saya sudah siap mental sejak berangkat dari rumah dengan mengumpulkan buhul buhul kesabaran yang masih tersisa untuk bersedia dan siap menerima pelayanan yang seadanya bahkan dibentak pegawai kelurahan. Thats Right.

12892582071986811526

Flow Chart

Ternyata, surprise. Pelayanan Prima memang tetap ada disana. Saya dilayani dengan baik dan sopan serta cepat dan sigap oleh Pegawai Kelurahan. Bukan saya saja yang dilayani dengan baik, semua pengunjung terlihat raut muka yang senyum tak ada yang cemberut.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sumber Air Bersih di Desa Kami Semakin …

Tarjum | | 19 December 2014 | 21:08

JKN “Mimpi” bagi Masyarakat …

Yosua Panjaitan | | 20 December 2014 | 07:22

Sepinggan, The Best Airport 2014 …

Heru Legowo | | 19 December 2014 | 18:10

Salah Penggunaan, Bubuk Protein Potensi …

Novia Cristi | | 20 December 2014 | 07:13

Voluntourism Blog Competition: Berikan Aksi …

Kompasiana | | 08 December 2014 | 19:03


TRENDING ARTICLES

Hebat, Pemerintah Sanggup Beli Lumpur …

Erwin Alwazir | 7 jam lalu

Mau Lihat Orang Jepang Antri Di Pom Bensin? …

Weedy Koshino | 10 jam lalu

Talangi Lapindo, Trik Jokowi Jinakan …

Relly Jehato | 11 jam lalu

Mengapa Fuad Harus di Dor Sampai Tewas? …

Ibnu Purna | 12 jam lalu

Kenapa Steve Jobs Larang Anaknya Bermain …

Wahyu Triasmara | 13 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: