Back to Kompasiana
Artikel

Birokrasi

Thamrin Dahlan

Sharing, connecting on rainbow. Pena Sehat Pena Saran Pena Kawan

Pelayanan Publik Prima Kelurahan Rambutan

REP | 09 November 2010 | 06:18 Dibaca: 1960   Komentar: 21   4

Pelayanan Publik Kelurahan

Kelurahan sebagai sentra pelayanan publik terdepan di DKI Jaya diharapkan memberikan pelayanan prima kepada warga yang mengurus segala keperluan yang terkait dengan administrasi kependudukan. Semua urusan mulai dari pengurusan KTP, PBB, IMB, sampai kepada urusan pernikahan atau perceraian bemuara di kantor ini. Hajad hidup orang banyak memang memerlukan pengakuan administrasi pemerintahan agar hidup dan kehidupan dalam masyarakat menjadi lebih tenang karena segala urusan mempunyai kekuatan hukum.

Sudah tidak zamannya lagi sekarang semua urusan dipersulit, seperti motto zaman zahiliyah dulu bahwa “ kalau bisa dipersulit kenapa harus dipermudah “ . Justru dengan gerakan reformasi birokrasi yang diproklamirkan oleh kementrian pemberdayaan aparat negara, semua urusan seharusnya lebih dipermudah dan diperlancar dengan azas transparansi, akuntabel, cepat, dan cermat. Service exchengce atau pelayanan prima wajib hukumnya dilaksanakan oleh seluruh instansi pemerintah yang langsung melayani kebutuhan masyarakat sebagai hak dari warga yang setia membayar pajak.

1289258146649753972

KKN No way

Tadi siang saya datang ke kantor Kelurahan Rambutan Jakarta Timur, untuk mengurus pemisahan atas hak tanah yang terkait dengan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Ini kali kedua saya datang ke kantor ini, dimana sebelumnya saya mengurus kartu Tanda Penduduk (KTP). Kesan pertama dulu yang saya alami adalah pelayanan prima yang elegant karena disana sudah mencakup pelayanan baik dan cepat serta ramah yah cukup menyenangkan, kesan selanjutnya terserah anda, demikian bunyi iklan suatu produk wangi wangian pria perkasa. Wajar saja pelayanan mereka memuaskan mungkin karena dulu saya datang berlagak sebagai pejabat : mengenakan berkemeja lengan panjang warna putih, berdasi, rambut klimis tersisir rapi, disaku baju tersemat name tag kantor bergengsi , untuk menakut nakuti siapapun, hehehhe, jadi pantas lah kalau pelayanan aparat kelurahan agak berlebih kepada tuan.

Yes tadi, karena sudah retired, saya bepakaian sepantasnya saja, yang penting sopan, yaitu casual , jean belel dan berkaos merah marem dan bersendal sepatu, tiba agak siang di kekantor yang terletak berhadapan dengan terminal kampung rambutan. Dalam pikiran saya terbesit, nah loh akan dilayani sembarangan dan antri panjang, karena ente sekarang sudah menjadi warga negara biasa. Saya sudah siap mental sejak berangkat dari rumah dengan mengumpulkan buhul buhul kesabaran yang masih tersisa untuk bersedia dan siap menerima pelayanan yang seadanya bahkan dibentak pegawai kelurahan. Thats Right.

12892582071986811526

Flow Chart

Ternyata, surprise. Pelayanan Prima memang tetap ada disana. Saya dilayani dengan baik dan sopan serta cepat dan sigap oleh Pegawai Kelurahan. Bukan saya saja yang dilayani dengan baik, semua pengunjung terlihat raut muka yang senyum tak ada yang cemberut.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Fatimah Hutabarat, Derita di Penjara …

Leonardo | | 01 October 2014 | 12:26

Saya Ingin Pilkada Langsung, Tapi Saya Benci …

Maulana Syuhada | | 01 October 2014 | 14:50

BKKBN dan Kompasiana Nangkring Hadir di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:37

Ayo Menjadi Peneliti di Dunia Kompasiana …

Felix | | 01 October 2014 | 11:29

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Ignatius Jonan Akan Menjadi Menteri? …

Daus | 3 jam lalu

Pemerintahan Jokowi-JK Terancam …

Pan Bhiandra | 3 jam lalu

Demi Demokrasi, Koalisi Jokowi Harus Dukung …

Aqila Muhammad | 3 jam lalu

Tanpa Ibra, PSG Permalukan Barca …

Mike Reyssent | 10 jam lalu

Benefit of Doubt: Perpu dari SBY …

Budiman Tanjung | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Berbagi Cerita Wisata, Menggali Potensi Kota …

Cucum Suminar | 7 jam lalu

Lima Stasiun Kereta Api Tertua di Indonesia …

Utiket | 7 jam lalu

My Idiot Brother: Kalah dengan Saudaranya …

Nyayu Fatimah Zahro... | 8 jam lalu

Cita-cita? Jadi anggota DPR! …

Diana Santi | 8 jam lalu

Pak Tua, Sudahlah… …

Selsa | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: